November 2007….
November… adalah bulan yang memiliki arti tersendiri buatku. Banyak hal yang begitu berkesan pernah terjadi di bulan November… seperti November tahun ini…
Senja itu, sepulangku dari tempat bekerja… kumencoba merebahkan tubuh letih ini di atas spring bed usang yang sengaja kuletakkan di ruang kamar lantai atas, dimana biasanya disitulah tempatku bersantai sambil menghabiskan waktu dengan kebiasaan burukku.. merokok sambil mendengarkan musik, membaca jika mata masih bisa diajak kompromi (eiit, yang ini sepertinya bukan kebiasaan buruk tuh..), bersenda gurau dikala ada teman disisi, dan minum kopi ketika haus sudah menhampiri.
Lirih tapi pasti, mengalun lembut dan syahdu lagu dari sebuah kelompok band yang namanya kini sedang melambung tinggi…. bersama bintang….
Belum sepenggal lagu itu mengalir.. belum sempat mimpi datang menghampiri alam bawah sadarku.. terdengar gaung ponsel membuyarkan lamunan….
“halo…?”, sapaku seketika menyapa seseorang yang ada di seberang sana melalui ponsel.
“halo, bang… “, jawabnya singkat…
“Bang, aku kangen… aku ingin bertemu dengan abang…”, lanjutnya…
Suara itu… suara yang sangat tidak asing bagiku.. suara yang aku tunggu-tunggu selama ini… suara yang bisa membuatku merasa damai.. suara yang bisa menghapus gundahku dikala mengahadapi hidup… suara yang bisa menghapus segala letih dan penatku setelah seharian bekerja.. suara dari seseorang yang sangat aku sayangi.. yang sangat aku cintai.. meski.. tak berani kuucap sampai sejauh ini.. karena.. aku sudah ada yang memiliki.. dan, aku juga tak ingin kehilangan suara itu.. aku tak mau membuat suara itu kecewa.. aku tak ingin membuat suara itu memiliki harapan semu dariku….
Hari sudah menjelang sore.. satu jam… dua jam.. sampai waktu magribh-pun hampir purna dan digantikan dengan kumandang adzan Isya yang bersahut-sahutan dari mushola-mushola dan masjid disekitar tempat tinggalku… Tapi.. dia masih belum juga datang.. masih belum ada khabar… dan.. setia aku aku masih menunggu tanpa bisa berbuat apa-apa. Entah kenapa, dada terasa sesak.. pikiranku seolah jadi buntu.. letih yang amat sangat tiba-tiba mendera sekujur tubuhku.. kunang-kunang mulai bermunculan didepan mataku… aku terhuyung dan rebah di tempat tidur itu…. Baca Lanjutannya…
